Day 2 KualaLumpur - Hongkong

Haii Sahabat Ransel Orange,,,

Lanjut cerita trip kami...

Tanggal 21 September :

Setelah kami selesai bernarsis-narsis ria di Petronas Tower pukul 10:00 kami menuju KL Sentral, untuk selanjutnya menuju LCCT menggunakan SKY BUS. Perjalanan kami tempuh kurang lebih satu jamdan pukul 11:00 kami tiba di LCCT. Penerbangan kami menuju Hongkong tetap menggunakan Airasia dengan flight pukul  13:55. Masih banyak waktu untuk menunggu dan kami gunakan untuk istirahat dan berWIFI ria. 
Perjalanan Kuala Lumpur Hongkong memakan waktu 4 jam dan pukul 17:45 kami medarat dengan mulis di HKIA. Kesan pertama dari Bandara ini mewah dan bersih, karpetnya tebel bok! kayak karpet hotel berbintang hehhehe.

Karena kami tidak ada bagasi kami langsung menuju CS untuk membeli kartu saktinya Hongkong "Octopus Card". Setalah itu kami bergegas menuju pusat pemberhentian bus (ikuti aja banyak ko petunjuknya). Hostel tempat kami menginap adalah Golden Crown (salah satu hostel favorite para backpaker dunia) di daerah Nathan Road. Banyak cara menuju Golden Crown namun yang paling termurah menggunakan BUS A21. Bus A21 ini paling banyak antriannya dan Busnya Tingkat, cara pembayaran dengan menempelkan Octopus Card seperti di Singapura. 

Antri di are BusA21


Bus A21

Perjalanan kami tempuh selama kurang lebih 1 jam dengan pemandangan yang indah, banyak terlintas jembatan-jembatan diatas laut (coba selat Sunda udah jadi ya jembatannya) lo kok jadi ke jembatan Selat Sunda??heheh.

Letak Golden Crown disamping pas Bank Standart Charter dan disebrang Masjid Kowloon sangat strategis deh pokoknya. Nathan Road ini seperti Bukit Bintangnya Kuala Lumpur, pusat hostel para backpaker. Banyak sekali pilihan hostel disini namun Golden Crown sangat saya rekomendasikan, terlebih mr.Kin yang sangat helpfull banget pokoknya juara deh stay disini (bukan komen bayaran asli dari pengalaman pribadi).

Setelah check in dan mandi kami baru merasakan lapar, harus keluar nih dan ternyata di area ini makin malam makin ramai. Kami makan di restoran muslim Al-maeda sekitar 100m dari Golden Crown.

Suasana Nathan Road & Background Masjid Kowloon

Tidak terasa waktu menunjukan pukul 00:00 waktunya untuk mengistirahatkan mata,kaki dan tentunya merecharge batre kamera karena besok petualangan sesungguhnya dimulai.

Salam,
Ransel Orange
Diah & Ivan

1HKD = IDR 1.400


Read Users' Comments (0)

Day 1 : Palembang - KualaLumpur

Haii sahabat RanselOrange

Sesuai janji diposting sebelumnya http://ranselorange.blogspot.com/2013/10/project-trip-6-nega.html maka perjalanan akan segera kami mulai.

Tanggal 20 September :

Kami memulai perjalanan dengan menuju bandara Sultan Mahmud Badarudin II (SMBII) Palembang, perjalanan dari Prabumulih menuju SMB II memakan waktu 2 jam. Alhamdulillah kami tiba sesuai prediksi. Flight ke Kuala Lumpur menggunakan Air Asia pukul 18:50namun pukul 17:00 kami sudah tiba di SMBII. Kami sempat makan dahulu di CFC.

Setelah makan dan solat kami langsung menuju Imigrasi (tapi belum buka), baru buka pukul 18:00. Setelah antri 10 menit akhirnya kami masuk Gate. Oh ya kami sempat bungkus CFC untuk bekal di Kuala Lumpur.

Air Asia on time banget 18:05 kami flight menuju LCCT (Kuala Lumpur), perjalanan ditempuh selama 1 jam 45 menit namun karena adanya perbedaan waktu 1 jam kami lending pukul 21:15. Tujuan kami seanjutnya menuju Hongkong keesokan harinya pukul 13:05 waktu KL.Karena masih 24jam lebih waktu transit kami memutuskan untuk bermalam di Bukit Bintang. Dan balik lagi ke Hostel langganan kami Comfort Lodge Bukit Bintang. 

Exit dari LCCT kami menuju sky bus untuk menuju KL Sentral, kemudian naik monorail menuju Bukit Bintang. puul 23:00 kami tiba di Hostel dan istirahat. Oh ya didalam Sky Bus kami menikmati bekal CFC yang kami bawa dari Tanah Air. (hehhehe hemat).

http://www.hotelcomfort.biz/html/comfort-lodge.htm

Tanggal 21 September :

Pagi hari pukul 06:00 kami sudah checkout dari Hostel, kami berencana mengunjungi Petronas Tower untuk bernarsisria. Sebelum menuju Petronas Tower kami sarapan di SK Corner restoran favorite kami, letaknya tepat didepan Hostel ini karena itulah kami sangat senang bermalam diComfort Lodge Bukit Bintang.

SK Corner

Sarapan Murtabak & Teh Tarik
Setelah srapan kami berjalan menuju jalan utama Bukit Bintang, dari sini kita akan menumpang free bus menuju Petronas Tower. Nama bisnya GO KL

Second time @PetronasTower

Area taman KLCC

Foto wajib didalam gedung KLCC

Setelah berhasil bernarsis-narsis ria kami menuju KL Sentral untuk kembali melanjutkan perjalanan menuju Hongkong. Lanjut disebelah ya...

Salam
Ransel Orange
Diah & Ivan


Estimasi RM1 = IDR 3.500





Read Users' Comments (0)

Project Trip 6 Negara

Haii Sahabat Ransel Orange..

Kali ini kami akan menceritakan pengalaman trip kami ke 6 Negara selama 9hari 10 malam. Tujuannya masih disekitar Asia. Estimasi budget sesuai dengan realita yang ada. Trip ini kami lakukan dari tanggal 20 September sampai 30 September 2013. Dan 6 Negara tersebut adalah Indonesia-Malaysia-Hongkong-Shenzen-Macau-Singapura.

Dankali ini saya akan share INTERARY kami  :

Day 1-3
Day 4 - 6

Day 6 - 8

Day 9 - 10


Kurang lebih seperti diatas rencana perjalanan kami, yuk kita liat sesuai rencanakah perjalanan kami? Tetap pantau terus ya ....lanjut setelah makan siang,  suami mau maksi dirumah (penting banget ya cerita ini) hehehhe

Salam,
Ransel Orange
Diah&Ivan

Read Users' Comments (0)

Yogjakarta Selalu Ngangenin

Haii Sahabat RaselOrange,

Akhirnya punya waktu juga buat share trip kami (ciee sok sibuk nih ibu rumah tangga). Anyway sesuai judul trip kami kali ini ke Yogjakarta, kota pelajar dan pasti banyak yang setuju kalo saya sebut kota ini selalu ngangenin. Yakan?

Kami menuju Yogjakarta start dari Semarang ketika itu lebaran H+6 jadi masih dalam suasana lebaran. Perjalanan kami tempuh menggunakan kendaraan pribadi selama kurang lebih 4 jam. Kami menginap disalah satu Hotel dikawasan Malioboro. Ketika sampai hari sudah mulai gelap, karna lelah cukup lelah dengan perjalanan yang lumayan macet setibanya kami di hotel langsung "keroncongan"deh perut. Tanpa pikir panjang langsung nangkring di angkringan tugu.

Angkringan Tugu

Makan disini berduahabis 30ribu udah kenyang banget, jangan lupa nyobain kopi Josnya (kopi yang dicampur arang panas). Akses menuju angkringan tugu juga sangat mudah, pokoknya disamping persis stasiun tugu Yogjakarta. Setelah itu kami kembali berniat menikmati jalan Malioboro yang pada saat itu sangat padat (memang hampir setiap malam selalu ramai si).

Jalan Malioboro

Setelah menikmati jalan Malioboro kami bergegas kembali ke hotel untuk istirahat,dikarenakan keesokan harinya kami akan menuju ketiga tempat.

Dan ternyata waktu cepat berlalu, tiba-tiba aja udah pagi.Sarapan terus langsung checkout, harus sarapan yang banyak nih karena akan membutuhkan tenaga extra untuk hari ini.

Pukul 08:00 kami bergegas menuju lokasi pertama yaitu Taman Sari, lokasinya tidak terlalu jauh dari Malioboro ketika menuju sana kami menggunakan bantuan GPS dengan Koordinat GPS: S7°48'36.4" E110°21'34.2". Jam Buka: Senin - Minggu, pukul 09.00 - 15.30 WIB .
Tiket:
  • Wisatawan Domestik: Rp 3.000
  • Wisatawan Mancanegara: Rp 7.000
  • Guide: nego (Rp 10.000 - Rp 20.000)
Seja ini rahnya Taman Sari ini panjang intinya si bangunan ini dipergunakan sebagai tempat refreshingnya raja-raja Yogjakarta dahulu kala.

Pintu masuk & Kolam renang Taman Sari
Bagian dalam
Sisi lain Taman Sari

Setelah selesai bernarsis-narsis ria kami melanjutkan ke tujuan berikutnya yaitu menuju Candi Prambanan dan lagi-lagi kami mengandalkan GPS menuju lokasi. Waktu yang kami tempuh kuranglebih 45 menit. Nampaknya "Pak GPS" ngajak ke rute tercepat lewat-lewat jalan sawah-sawah.

Cetar banget ketika kami tiba di Prambanan tepat pukul 12:00 lagi panas-panasnya.


Welcome to Prambanan Temple

Prambanan Temple

Ransel Orange @Prambanan Temple

Tarif untuk masuk candi Prambanan dan Ratu Boko Rp.30.00,- dan ini sangat membantu untuk perkembangan candi Ratu Boko yang tidak setenar candi Prambanan. Dari candi Prambanan kita akan difasilitasi tumapangan Mobil gratis menuju candi Ratu Boko plus dafat air mineral botol. 



Sekitar Candi Ratu Boko


Ketinggian Candi Ratu Boko ,kurang lebih 195, 97 diatas permukaan laut, dari ketinggian ini udara yang berhembus sangat sejuk dan ditambah angin sepoi-sepoinambah buat ngantuk deh. Dari sini juga kita dapat melihat candi Prambanan.

Tepatpukul 15:00 kami bergegas turun menuju candi Prambanan lagi dan selanjutnya menuju ke Semarang kembali. See u next time Yogjakarta, kota yang selalu ngangenin.

Nb: Untuk transpotasi apabila berkunjung kesana bisa menyewa Mobil ataupun Motor, karena angkutan umum nampaknya agak susah.

Salam
Ransel orange
Diah&Ivan





Read Users' Comments (0)

Masjid Agung Jawa Tengah

Haii Sahabat Ranselorange,

Kali ini saya memiliki kesempatan mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), MAJT ini merupakan salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi jika sahabat Ranselorange sedang berlibur di Semarang. Jika dilihat dari arsitektur bangunannya percampuran antara Jawa,Romawi dan Islam. 

MAJT ini sendiri diresmikan pada tahun 2006 dengan memiliki berbagai fasilitas seperti convention hall, kios suvenir, kios makanan, gedung perkantoran, perpustakaan, hotel, hingga menara pandang. MAJT  juga dilengkapi dengan 6 payung hidrolik raksasa yang bisa membuka dan menutup secara otomatis. Payung raksasa ini mengadopsi arsitektur Masjid Nabawi di Madinah.

Alamat MAJT di Jl. Gajah Raya No. 128 Sambirejo, Gayamsari, Semarang, Indonesia dengan titik koordinat GPS: S6°59'3.1" E110°26'48.3".

Background MAJT

Payung Hidrolik MAJT

Menara Asmaul Husna diantara Dua Payung Hidrolik

Oh ya selain itu di MAJT ini terdapat menara setinggi 99meter yang diberi nama Menara Asmaul Husna. Didalam menara ini juga dilengkapi lift yang akan membawa kita untuk menuju puncak dengan membayar Rp.5000,- saja kita sudah bisa menikmati indahnya kota Semarang dari atas menara.

Penampakan Menara Asmaul Husna
Selain itu juga di Menara Asmaul Husna ini terdapat museum peradaban islam yang terletak di lantai 3. Didalam museum ini kita bisa melihat-lihat koleksi  berbagai macam yang berhubungan dengan peradaban islam. (Sayangnya saya tidak sempat berkunjung di menara ini dikarenakan waktu yang mempet). Walhasil cuma merasakan solat di Masjid kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, suasana solat jadi khusuk padahal saat itu pengunjung cukup ramai. Adem deh berada didalam MAJT, luas banget areanya.

Kaligrafi di Pilar

^_^
Kalo diliat-liat kenapa fotonya selalu gak keliatan alas kakinya, itu karena satu hal: yaitu pas pada saat saya berkkunjung tepat pukul 12:00 lagi panas-panasnya bok, walhasil lantai marmer yang sedang saya injak rasanya puanassssss banget. Kaos kaki aja tembus sandal dans epatu tidak diperbolehkan dipakai. Bener-bener nyoss deh, untuk bisa pose di antara Payung Hidrolik harus pake alas (waktu itu sarung tripod yang dipake) hehehhe,3 detik langsung ngibrit kedalem lagi. Ya Robb panas dunia aja seperti itu, Astagfirulloh.

Pokoknya trip Religi kali ini sangat bermakna walaupun singkat. Sampai ketemu di trip selanjutnya.

Salam Hangat
Sahabat Ranselorange
Diah&Ivan

Read Users' Comments (0)

Ikan Nemo di Pantai Klara

Haii Sahabat Ransel Orange,

Pada posting kali ini saya akan menceritakan trip bersama ponakan kami Mas Rian dan Adek Pei2 ke pantai Klara. Pantai Klara ini terletak sejalur dengan pantai Mutun (jalur lengkapnya ada pada posting Pantai Mutun)hin. Jika teman-teman sudah pernah ke pantai Mutun tinggal ikuti jalan utama hingga melewati pelabuhan Ketapang. Letak pantai Klara berada dipaling ujung, dan cirikhasnya akan ada pintu gapura TNI AL. Jarak dari Pantai Mutun ke Pantai Klara sekitar 20 menit.

Nama pantai Klara diambil dari kata Kelapa Rapat, hal ini dikarenakan dahulu kala disepanjang pantai tumbuh pohon kelapa yang berjarak rapat-rapat. Kami sengaja memilih pantai Klara karena berniat membawa anak kecil untuk berenang. Dengan kondisi Klara yang belum terlalu ramai dan airnya sangat jernih membuat kami makin tidak ragu membawa dua kurcils kami.

Tiket masuk Mobil Rp.5.000,- dan fasilitas ganti dan bilas Rp.2.000,- untuk fasilitas parkirnya menurut saya aman so buat sahabat ranselorange yang akan berkunjung jangan khawatir.

Penampakan Pantai Klara
Mas Rian & Adek Pey2

Airnya masih jernih bahkan kami beberapa kali melihat penampakan ikan berwarna orange, kalo kata adek ikan Nemo. Pasirnya putih menambah jelas biota-biota yang ada didalam air.

Me & MyKurcils

Sibuk Mau Nangkep Ikan Nemo ^_^
Naik Perahu Gratis

Karena pas kita dateng bukan weekend atau pun hari libur maka suasana pantai sangat sepi, kapal-kapal yang biasa digunakan untuk mengelilingi pulau pun tersandar. Lumayan anak-anak naik kapal gratis hehehhe.

Me ^_*

Ransel Orange at Klara Beach

Dermaga Klara

Dikarenakan jam sudah menunjukan pukul 12:00 kami segera bergegas. Puas dan senang sekali melihat kurcils senyum lima jari ketika berenang di Pantai Klara. Walaupun jadi item tu kurcils.

Traveling bersama orang tersayang adalah salah satu bentuk luapan kasih sayang yang tak ternilai harganya dan pasti akan berkesan dikemudian hari....sayangi orang-orang terdekat anda dan sayangilah Alam....

Sampai ketemu diposting selanjutnya,,

Salam
RanselOrange
Diah&Ivan

Read Users' Comments (0)

Pantai Batu Kebo

Haii Sahabat Ransel Orange,,,

Ketemu lagi dengan trip RanselOrange, kali ini kami menyebutnya Family Trip in Batu Kebo Beach. Sesuau namanya dahulu kala disini banyak ditemukan batu-batu berukuran besar yang berwarna hitam, mungkin karena itu panati ini dinamakan "Batu Kebo" karena batunya segede-gede Kebo,,, hehhe. Oh ya untuk lokasi pantai Batu Kebo ini satu jalur dengan pantai Phibibung (rute ada pada posting Pantai Phibung). Intinya si panatai ini masih di wilayah Lampung tepatnya berada di kabupaten Tanggamus.

Kami menuju lokasi rombongan 3 mobil, niat awal si mau menuju air terju Way Lalaan, namun karena trip kali ini membawa ibu hamil dan para mbah Uti jadi diurungkanlah niat ke air terjun. Pukul 15:00 kami sudah di Tkp.

Batu Kebo Beach

Ketika kami tiba di TKP ombak dalam keadaan pasang, so sangat tidak disarankan untuk mandi. Untuk mengobati rasa kecewa anak-anak yang tidak bisa mandi, kami mencari hiasan batu alam. Just info batu batu disekitar pantai ini sangat indah. Tak heran salah satu kerabat kami pun ikut sibuk mengangkut beberapa batu untuk hiasan di Kolamnya.

Sibuk sortir Batu Alam

Tak ketinggalan ibu-ibu juga mencari batu untuk berbagai fungsi, ada yang buat "ulekan bumbu" ada yang buat gosokan badan, pokoknya ini judulnya liburan untuk ibu-ibu. hehehhe

Para Pencari Batu ^_*
Back Side

Dimas






Sebagian peserta Family Trip ^_*


Demikian lah Family Trip yang kami isi dengan mencari batu pantai.

Salam Hangat
Ransel Orange
Diah&Ivan

Read Users' Comments (0)

Marina Bay Sand

Haii Sahabat Ranselorange

Lanjut cerita kemarin, hari ke Empat di Singapura kami berencanamengunjungi Marina Bay Sand,Musiem Ar, jembatan Helix dan China Town. Last day kali ini kami ingin benar-benar muter-muter Singapura..Lets start the Journey...

07:00
Kaimi keluar dari hotel dan sarapan di dekat MRT Aljuned, seperti biasa kami tetap menggunakan MRT sebagai tranpotasi andalan. MRT saya turun di stasiun Rafles Place dan keluar lewat Exit B. Berjalanlah ke arah gedung perkantoran, di belakang gedung perkantoran itu anda akan menemui sungai Singapore River.

07:20
Kami menuju lokasi pertama yaitu menuju Marina Bay Sands, kami ingin menuju Marina Bay Sands dengan melewati Singapore River dengan tujuan kami ingin melewati jembatan Helix dan sekaligus menukmati udara yang masih segar disekitar sungai Singapura. Perjalanan dari MRT Aljuned menuju sungai Singapura ditempuh kurang lebih 20 menit. Ketika tiba di tkp udara masih sangat segar dan kabut masih terlihat disela-sela gedung pencakar langit.

Singapore River disaat berkabut


Jembatan Helix
Oh ya di jembatan Helix ini merupakan tempat yang sering digunakan untuk foto prewedd, pemandangan malam hari lebih indah dengan latar belakang gedung Marina Bay Sands. Pada saat kami tiba disini belum terlalu ramai, maklum masih pagi dan bukan weekend serasa Jembatan milik sendiri. Hehehhe
Ranselorange
Jembatan Helix di Malam Hari

Pemandangan lain yang bisa dilihat dari Singapore River adalah Singapore Flyer.

Background Singapore Flyer
Dari sini kami menyusuri jembatan Helix selama 10 menit untuk menuju Marina Bay Sands. Oh ya di depan Marina Bay Sands  ada ArtScience Museum ini merupakan gedung untuk pertunjukan berbagai macam  Seni dan Pengetahuan. Ketika kami disana kebetulan yang sedang berlangsung adalah 1oo Tragedi Titanic. Sambil menunggu kami menggunakan kesempatan untuk melihat pameran Titanic, namun sangat sayang tidak boleh ada kamera ataupun alat rekam lainnya. Hix Hix


Gedung ArtScince Museum


 ArtScience Museum
Setelah menyelesaikan pertunjukan di ArtScience Museum kami segera bergegas ke Marina Bay Sand yang lokasinya tepat didepan museum ini. Marina Bay Sands ini merupak Mall berkelas dimana didalamnya serba lengkap, dari Hotel, Shoping Mall dan Casino. Hal lain yang terkenal dari bangunan di MArina Bay Sands adalah adanya bangunan yang menyerupai Kapal di atapnya dan ini merupakan Hotel Berbintang lima. Didalam hotel ini ada kolam renang yang memiliki keindahan sangat luar biasa, dimana dari pinggir kolam renang kita bisa melihat seluruh kota Singapura. (hehheh tapi kita gak disana ya,,, belum kuat rate nya )....
dailycaller.com
Seperti itulah gambaran dari swiming pool Marina Bay Sands, semoga suatau saat bisa mencicipi berenang disini.

Marina Bay Sands

Suatu keberuntungan lagi ketika kami berkunjung kesini sedang berlangsung pameran kostum dan peralatan dari Filem terkenal yaitu Harry Potter.




Setelah puas mengelilingi Marina Bay Sands dengan berbagai macam merek-merek ternama kami bergegas menuju China Town.

12:00 
Akses menuju Chinatown kami menggunakan MRT kembali, Chinatown ini terletak djalur Norht East Line (Jalur Ungu) dan Downtown Line (Jalur Biru). Saya di China Town membeli gantungan kunci karena harga di Chinatown jauh lebih muarah daripada di Bugis Street.  

China Town


Oh ya ketika kami tiba di China Town Jam menunjukan pukul 13:00 dan bertepatan pada hari Jum'at, beruntung sekali ada sebuah masjid bernama Jamae di daerah China Town. Kami akhirnya memutuskan untuk menuju Masjid terlebih dahulu, sekaligus beristirahat. Masjidnya sangat terawat berdiri diantara pusat perbelanjaan kaki lima, dan disamping masjid ini terdapat rumah makan halal.


Masjid Jamae
Restoran Halal di China Town

Setelah selai solat Jum'at kami melanjutkan perjalanan, sesuai namanya China Town  tentunya bangunannya serasa di negri Panda dan didaerah ini lebih mirip mangga duanya Jakarta. Berbagai macam souvenir, elektronik dan makanan tersedia disini. Jika masih ada waktu luang susuri setiap gang yang ada di China Town, tak begitu jauh ada terdapat kuil tempat beribadah umat Hindu.

Kuil di China Town
Yapppp setelah puas seharian berkeliling kami memutuskan untuk kemabali ke Hotel beristirahat untuk pulang ke Jakarta. See you di cerita selanjutnya....

Salam
Ransel Orange'
Diah& Ivan


Read Users' Comments (0)