Alhamdulillah masuk Trisemester II

Haii Sahabat Ransel Orange....

Sesuai posting sebelumnya dalam beberapa postingan kedepan saya tidak akan membahas tentang Traveling kami. karena memang demi "status" menjadi ibu saya memutuskan pensiun dulu dari dunia traveling.

Sesuai judul diatas Alhamdulillah sekarang sudah masuk Trisemester (TM) ke II. Kondisi fisik dan mood sudah berangsur-angsur membaik. Nak kita masih di rumah Uti, kita baru akan pulang ke Prabumulih kalo Mami sudah benar-benar gak "mabok" lagi, itu syarat wajib dari Uti kalo Abi mau bawa kita pulang.

Dan ketika tepat 16mingggu kita sudah boleh pulang ke Prabumulih nak, asik akhirnya bisa kumpul dengan Abi lagi!!! Perjalanan kita menggunakan kereta nak, untuk meminimalisir goncangan. Bismillahhirohmannirohim kuat dan sehat ya nak, kita akan menempuh perjalanan 12 jam dengan kereta. Dan ini perjalanan pertama kamu menggunakan kereta.

Alhamdulillah sudah di Prabumulih.Perasaan Mami masuk TM2 ini lebih bewarna, sedikit demi sedikit Mami sudah bisa makan nasi. Dan yang paling seneng masuk TM2 ini ketika kamu di USG bentukmu semakin nyata nak!! Ahhh rasanya haru dan sangat bersyukur. Alloh kasih kesempatan kami untuk InsyaAlloh menjadi orangtua.

Dan untuk kontrol selanjutnya Mami dan Abi memutuskan untuk kontrol di RS Hermina Palembang, dengan dr.Nuswil. Pertimbangannya dikarenakan beliau Fetomaternal, berhubung Mami ada Toxo jadi dibutuhkan dokter Feto agar leboh intensif ketika melakukan pemeriksaan USG.


UK 17weeks

Dari buku yang Mami baca nanti kamu akan mulai menendang di usia kandungan (UK) 16 weeks, makin gak sabar untuk merasakan gerakan nyata kamu nak. Tapi UK 17weeks Mami belum merasakan tendangan kecil mu. Kata dokter mungkin 2 minggu laki. UK17weeks posisi mu lagi sujud. Hihihi, didalam perut Mami sudah belajar solat ya nak.

Oh ya ada pepatah anak itu bawa rezki, bener banget-nget!!! Pas iseng-iseng ikut kuis eh Mami menang nak, padahal sebelum-belumnya gak pernah menang. Lumayan dapet Voucher MAP 1juta, bisa buat belanja keperluan kamu deh. Rezki ibu hamil *elus-elus perut.

Menang Kuis Online
Di Prabumulih kita sudah semakin membaik nak, makan Mami pun sudah normal malah cendrung meningkat. Alhamdulillah hutang yang turun 6kg di TM1 semoga segera terbayar. Ehmmmm disini juga mami mulai doyan asinan mangg hihihi. Mami buat sendiri itu syarat dari Abi. Katanya biar tau kebersihannya. Tau gak nak Abi sekarang jadi lebih selektif kalo kita mau makan diluar. Alasannya biar kamu tumbuh sehat. Dan karna kamu juga Mami jadi lebih sehat hidupnya, sayuran, buah, air meniral sahabat Mami sekarang. Padahal sebelum ada kami diperut Mami sayuran musuh Mami. Terimakasih ya nak membuat Mami menjadi hidup sehat.


Asinan Mangga Made in Mami ^_*
Dan di UK 18 minggu ketika mami dan abi sedang duduk sambil menonton, mami kaget ko ada yang bergetar d perut Mami. Ya Rob Inikah first kick nya?? Haru dan bahagia merasakannya, kamu ternyata sudah semakin besar diperut Mami.


Wah gak terasa nak kita sudah mau memasuki bulan suci Ramadhan, kita kontrol lagi ke dr.Nuswil untuk make sure Mami diperbolehkan berpuasa atau tidak. Dan Alhamdulillah nak kita boleh berpuasa, kita belajar ya nak. Dulu waktu Mami mengandung Kakak kamu juga Mami puasa jadi kamu jangan mau kalah ya sayang.

UK 20 weeks

Alhamdulillah bulan Ramadhan sudah kita lalui setengahnya, dan kita masih full puasanya nak!!! Bentar lagi kita mau mudik lebaran ke rumah Uti di Lampung. Insya Allah ketika mudik UK mami masuk 23 minggu.

Suasana Lebaran di Rumah Uti

Liat Sawah yu nak...^_*
Dan tanggal 3 Agustus kita pulang lagi ke Prabumulih kali ini kita naik mobil nak, lebih cepat dari naik kereta. Kita pulang b4 dengan mbah Kung.

Dan nak ternyata ketika kita sudah dirumah ada kejadian mengejutkan, ya Rob.....Mami flek dikarenakan perjalanan di Baturaja benar-benar rusak jalannya. Mungkin goncangan berlebih yang menyebabkannya. Lemes dan kaget, Abi dan Kung juga bingunng karena itu adalah hari Minggu dokter pasti belum praktek. Dan untuk pertolongan pertama Mami langsung bedrest total. Keesokan harinya pagi-pagi kita ke Rs terdekat di AR-Bunda ditangani dengan dr.Rahman.

Pada saat itu pasrah dan terus berdoa, semoga kita selalu diberi keselamatan dan kelancaran ya nak. Selesai di cek Alhamdulillah semua baik-baik, namun ada kontraksi dan dokter tidak mau ambil resiko akhirnya kita "mondok" di RS lagi nak! Sabar ya sayang, apapun akan kita usahakan yang terbaik.



Di ruang UGD Mami disuntik 3 kali, penguat kandungan, pematang paru-paru dan penghilang kontraksi. AHhh membayangkan disuntik pematang paru-paru perasaan mami campur aduk. Karena susternya bilang buat jaga-jaga. Pasrah dan tetap berdoa pastinya. Di Rs kita ditemani Abi dan Kung, kalo siang hari abi kerja kung yang nungguin kita dan malam hari Abi selalu nemenin kita. Maaf ya Abi selalu merepotkan. Dari hasil observasi denyut jantung janin (DJJ) selalu tinggi akhirnya diputuskan untuk dipasang oksigen. Munkin DDJ tinggi karena maminya panik, ayo mami tenang kita baik-baik aja. ^_^..

Dan setelah 3 hari dirawat inap akhirnya kita boleh pulang, tetap bedrest total pesan dari dokter. Sebelum pulang kita sempet USG untuk memastikan kamu bener-bener sudah sehat nak.





Sehat-sehat terus ya nak, tumbuh kembang sempurna sampai waktunya tiba kita InsyaAlloh berjumpa.

Salam Hangat,
RanselOrange
Diah,Ivan&Ourbabyboo

Read Users' Comments (0)

Penantian Abi dan Mami untuk bertemu dengan mu

Haii Sahabat Ranselorange.

Sudah lama tidak posting, dan pada posting kali ini saya tidak akan bercerita mengenai traveling kami. Pada postingan kali ini saya akan berbagi mengenai "Penantian Abi dan Mami untuk bertemu dengan mu". Iya penantian kami untuk bertemu buah hati.

Pasca 1 tahun kuret dikarenakan Bligted Ovum (janin tidak berkembang), kami memutuskan untuk program kembali. Dan klinik yang kami pilih terletak di daerah Menteng. Secara otomatis setiap bulan saya harus PP Prabumulih - Jakarta untuk program tersebut.

Setelah melewati berbagai macam pemeriksaan saya dan suami dinyatakan tidak ada masalah dan dokter pun menyuruh bersabar untuk 3 bulan kedepan. Well 3 bulan pun lewat, namun yang kami tunggu-tunggu belum hadir juga. Akhirnya kami menaikan tingkat untuk memutuskan program Iseminasi buatan. Sebelum melakukan isemiasi saya menjalani berbagai macam tes diantaranta HSG. Namun setelah hasil HSG menunjukan tidak ada masalah maka 20 Desember 2013 proses Inseminasi dikerjakan. PR banget nunggu 2 weeks, jika Inseminasi berhasil berarti hamil jika tidak ya si "tamu" bulanan datang.

Waktu terasa lama, tak terasa tepat tanggalnya tamu bulanan hadir. Hix his kecewa berat, karena kami terlalu besar harapan untuk sukses di proses ini. Setelah nangis-nangis bombay suami memutuskan untuk stop ke dokter dan stop program. Kami memutuskan untuk liburan di bulan Maret ke negri Sakura. Pinter deh suami ngehibur istrinya.

Tepat tanggal 3 Maret 2014 saya berangkat ke Jakarta untuk mempersiapkan keperluan ke Jepang, last flight dan ada sedikit off road ketika diperjalanan menuju bandara. Kenapa sendiri suami cutinya diirit-irit. heheh

Keesokan harinya saya hangout bersama ponakan, dan yang paling takjub first time ngabisin 1L minuman bersoda setelah 2 tahun "diharamkan". Seharian jalan dengan ponakan, makan dan minum apapun tanpa pantangan. Hidup free pokoknya.

Kesokan paginya tanda "tamu" bulanan hadir,well kali ini ga terlalu histeris karena memang tidak program. Empat hari berlalu dan ternyata si "tamu" tidak muncul-muncul, biasanya selalu ontime si. 

Ahh mungkin karena capek perjalanan Prabumulih - Palembang plus begitu sampai Jakarta langsung jalanjalan dengan ponakan (dalam benakku). Sampai akhirnya ponakan kecilku minta ke Indomaret untuk beli jajan. Oke jam 20:00 kami naik motor pergi berdua, entah ko seperti kebetulan melihat testpack merek Akurat tepat di depan mata. Tanya berapa dan ternyata pas dengan kembalian saya ambil satu. 

Begitu sampai rumah langsung TP, dua menit kemudian seperti biasa satu garis. Ya sudah deh taro aja di wastafell (lupa dibuang). Gak lama baru inget belum buang hasil TP, cepet-cepet balik ke toilet dan eng ing eng ko ada dua garis, samar malah hampir tak terlihat. Langsung konfirmasi ke kakak Ipar, dia bilang waktu + anak pertama dan kedua garisnya teran. I see, lagian baca TP nya udah lewat dari 3 menit pasti ga akurat lagi.

Keesokan harinya baru cerita dengan suami, dan dia menyarankan untuk test Beta HCG memastika. Katanya iseng-iseng berhadiah. Jam 10:00 cus untuk tets. Wah perasaan yang tadi malam slow-slow aja kok sekarang jadi deg deg ser. Hasilnya bisa diambil pukul 13:00, tapi pukul 12:00 udah ga sabar dan tanya. Dan hasilnya........



Seperti mimpi pas buka hasil Lab, berulang kali nanya ke susternya ini ga salah hasil kan? Tak terasa tetesan air mata mengalir. Langsung telpon suami dan dari suaranya terdengar agak parau. Dan pada saat itu juga langsung konsultasi dengan dokter. Dokter tidak mau USG karena menurutnya percuma belum terlihat, lagi-lagi menanyakan kepastian "dok ini beneran positif?" "iya bu positif malah kadar HCGnya sudah tinggi".

Ya Rob Rasanya seperti mimpi disiang hari, memang kuasa Alloh lah yang hanya bisa menciptakan sebuah nyawa dalam rahim seorang ibu. Dua tahun ngoyo program dengan mempercayakan kepada ahli terbaik tetap Sang Khaliklah yang Berkuasa.

Alhamdulillahhirobilalamin. Tak henti-hentinya tangis haru, tangis malu karena selama ini kami terlalu sering "mengetuk" pintu dokter padahal mereka hanya manusia yang bisa memberi kecewa dan Alloh lah yang tidak pernah mengecewakan hambaNya. Meminta seorang anak berarti meminta sebuah nyawa dan hanya Alloh yang memiliki kuasa itu.

Penampakan ketika last fligt
Dan ternyata itu sudah menjadi bumil tanpa disadari sudah melakukan perjalanan last flight, sendirian dan sempet offroad di Indralaya.

Cerita masih berlanjut, ketika dalam perjalanan Menteng (tempat saya konsultasi) ke BSD (rumah kakak) macet parah!!! Lelahnya....tapi kalo mengeluh jalan Jakarta macet sama aja seperti mau makan tapi tidak mau mengunyah,,,percuma. Pukul 20:00 saya tiba dirumah, pas mau mandi ya Tuhan terkejut ada darah segar...bingung plus panik!!! Langsung telpon dokter dan dokter menyarankan untuk kembali ke RS untuk bedrest total. Tapi atas saran kakak dan karna baru sampai saya kami memutuskan untuk ke Rs esok subuh.

Singkat cerita saya sudah d RS dan pihak RS sangat menyarankan untuk meminimalisir aktifitas. Dalam benak saya sekarang lebih ikhlas dan pasrah, sudah sebaik ini Alloh kasih hadiah apapun aku yakin akan jadi yang terbaik.





Dokter tetap tidak mau melakukan USG karena pasti belum terlihat, jadi untuk memastikan bahwa baik-baik saja maka dilakukan pengecekan kadar hormon beta hcg dan progesteron. Jika dalam keadaan baik-baik maka logikanya kadar beta hcg akan meningkat dua kali lipat per dua hari sekali.

Hasil tes Hormon
Alhamdulillah dua hari bedrest di RS kadar beta HCGku meningkat dan dari hasil hormon progesteron ku juga menunjukan ada kenaikan. Diperkirakan usia kandungan ku Empat Minggu. Setelah satu pekan bedrest saya diperbolehkan pulang.

Satu minggu hari di rumah ada perubahan,  nafsu makan mulai menurun drastis. Mual plus disertai muntah sehari lebih dari 20 kali, tidak ada jangankan untuk sesuap nasi, setengguk air pun langsung keluar. Berhubung masih LDM dengan suami yang lagi di Prabumulih, kakak ku memutuskan kondisi ku sudah harus dibawa ke RS karena dikawatirkan dehidrasi. Yahhhh balik lagi deh ke RS.

Mondok di RS part II

Dua ponakan yang selalu menemani

Terharu dengan coretan mereka
Ketika sudah d RS ternyata baru tau ada istilah Hyperemesis, bisa terjadi oleh ibu hamil tetapi tidak semua ibu hamil. Mungkin aku salah satu yang "beruntung". Dinikmati semua prosesnya, apapun yang disediakan oleh RS saya makan walaupun kembali muntah. Berbagai suntikan dan pengambilan darah tak saya rasakan sakitnya lagi. Dalam hati semua demi kamu nak!!!

Dan satu minggu d RS berlalu,waktunya pulang walapupun masih mual muntah tapi menrut dokter akan menghilang seiring berjalannya waktu. Dan sebelum pulang dokter sudah meng ACC untuk USG. Ga sabar!!!

Our Future
Pada saat itu diperkirakan dari hasil USG usia kandungan 5 minggu, Alhamdulillah first time melihat dia nyata dan Insya akan tumbuh dan berkembang di rahimku.Dua minggu lagi dokter menyarankan USG kembali untuk memastikan detak jantung.

Ya Tuhan, rasa trauma masa lalu muncul. Iya dua tahun lalu saya juga sempat merasakan hamil namun karena tidak berkembang kehamilan di usia 8 minggu harus kuret. Makin deg degkan menunggu dua minggu, yang bisa kami lakukan pasrah dan tentunya berdoa.


Alhamdulillahhirobilalamin diusia kandungan 6 minggu calon buah hati kami sudah berdetak jantungmya, pertama kali mendengar suara jantungnya sangat terharu sampai tak terasa air mata menetes di sela pipi ku. Robihabliminasolihin.


Nak di usia kandungan 13 minggu jemari tangan mu sudah terbentuk, kata dokter ruas-ruasnya pun sudah ada. Ini pertama kali Abi melihat mu di USG dan pertama kalinya Abi mendengar detak jantung mu. Kulihat mata suamiku yang menggenang air mata, sembari menahan agar tidak menetes. Dan Uti juga melihat kamu sudah bisa bergerak walapun Mami belum bisa merasakan. Tumbuh kembanglah sempurna dan sehat nak. Doa kami selalu menyertaimu.


Lontar

Jambu Jamaica
TM1 ini diwarnai dengan serba-serbi mual muntah dari pagi hingga malam, namun sudah terbiasa jadi lebih enjoy dan lebih siap menghadapinya. Dan diwarnai dengan beberapa nyidam aneh yaitu Lontar dan Buah Jamaica. Karena pada saat usia kandungan 8 bulan saya memutuskan untuk stay di rumah ortu di Lampung, ada kerepotan ketika nyidam buah Lontar. Nampaknya satu Lampung sangat asing dengan Lontar. Akhirnya kakak ku yang kembali direpotkan maketin lontar. hehehhe Terimakasih ya Ayah Doni.

Terimaksih bapak dan ibu, ayah Doni dan Bunda Lastri yang senantiasa sabar mengurus aku yang sedang hyperemesis, sampai-sampai bapak tak sungkan menyuapkan aku makan. Malam hari ibu harus terganggu tidurnya kerena mendengar aku muntah. Dan tentunya Abi tersayang yang rela PP Prabumulih-Lampung. Beruntungnya memiliki kalian, suport doa dan kasih sayang kalian membuat kami merasa sangat beruntung. 

TM1
Trisemester pertama yang sangat indah yang membuatku makin sayang kepada orangtuaku terlebih ibuku. 

See u di TM 2 ya,,,,, doakan kami sehat-sehat

Salam Hangat
Diah,Ivan&OurbabyBoo

Read Users' Comments (0)

Trip Ibu-ibu Limau Pulau Kemaro

Hai Sahabat Ransel Orange...

Kegiatan ini dalam rangka pembukaan arisan ibu-ibu Limau (sekarang udah beda gaulnya euy,arisan ala emak-emak) hehe. Meeting point kami di Prabumulih dan sesuai judul tujuan kami menuju Pulau Kemaro.

Pulau Kemaro, merupakan sebuah Delta kecil di Sungai Musi, terletak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera. Pulau Kemaro terletak di daerah industri,yaitu di antara Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Plaju dan Sungai Gerong. Pulau kemaro berjarak sekitar 40 km dari kota Palembang. Pulau Kemaro adalah tempat rekreasi yg terkenal di Sungai Musi. Di tempat ini terdapat sebuah vihara cina (klenteng Hok Tjing Rio). Di Pulau Kemaro ini juga terdapat kuil Buddha yang sering dikunjungi umat Buddha untuk berdoa atau berziarah ke makam. Di sana juga sering diadakan acara Cap Go Meh setiap Tahun Baru Imlek.


Pose sebelum berangkat

Brangcusss

Kami menyewa kapal Putri Kembang Dadar, kapal ini sejenis kapal pesiar yang menyediakan jasa lengkap untuk acara. Mulai dari tour sekeliling sungai Musi , karaoke hingga menyediakan jasa Catering.

Cuaca saat itu sangat cerah pemandangan disekitar sungai Musi didominasi oleh pemdnadangan pabrik-pabrik yang masih mengepulkan asapnya. 


Siap tour di atas Sungai Musi
Untuk menuju Pulau Kemaro kami harus berganti kapal yang lebih kecil dan sekitar 10 menit akhirnya sampai juga di pulau Kemaro.

Welcome to Pulau Kemaro
Menurut legenda setempat, pada zaman dahulu, seorang putri Palembang dikirim untuk menikah dengan seorang anak raja dari Cina. Sang putri meminta 9 guci emas sebagai mas kawinnya. Untuk menghindari bajak laut maka guci-guci emas tersebut ditutup sayuran dan ketika sang anak raja membukanya dilihatnya hanya berisi sayuran maka guci-guci tersebut dibuangnya ke sungai. Rasa kecewa dan menyesal membuat sang anak raja memutuskan untuk menerjunkan diri ke sungai dan tenggelam. Sang putri pun ikut menerjunkan diri ke sungai dan juga tenggelam. Sang putri dikuburkan di Pulau Kemaro tersebut dan untuk mengenangnya dibangunlah Kuil. (Info dari Wikipedia).

Didepan Makam

Pagoda



 Kurang lebih si di Pulau Kemaro hanya ada itu saja, yah lumayan lah buat hiburan di Palembang yang minim sarana wisata alam. Satu jam di Pulau Kemaro kami kembali lagi ke Putri Kembang Dadar untuk santap siang.

Lunch Time




Back Ground Pabrik Pusri

Tepat pukul 15:00 kapal kami sudah bersandar dan berarti usai sudah tour sungai Musi kami, selanjutnya kami akan kembali ke Prabumulih.

Background Jembatan Ampera


Sebelum pulang sempatkan berfoto di background Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besakh.

Salam,
Diah

Read Users' Comments (0)

Day 10 Batam

Hai Sahabat Ransel Orange

Akhirnya tiba dihari ke 10, pukul 06:00 kami sudah checkout dari Hostel untuk selanjutnya menuju HarbourFront dan cus menuju Batam. Oh ya kami mendapat promo Rp.0 menggunakan Batam Fast jadi kami hanya bayar airpotax saja (lumayan banget). 

Diguyur hujan @Batam Fast Ferry
Tepat pukul 08:00 Ferry melaju   membelah lautan menuju Batam, perjalanan kurang lebih ditempuh sekitar 45 menit. Sayangnya hujan jadi kami tidak bisa keluar kapal untuk hunting foto, padahal pemandangan sangat menarik. Kita juga akan melewati Sentosa Island. Akhirnya kami tidur saja deh dan tak terasa tiba-tiba sudah tiba di Batam. Oh ya untuk Imigrasi sama sekali tidak ada kendala.

Setelah tiba di pelabuhan Batam Center kami menuju hotel Haris  untuk booked hari ini. Lokasi hotel Haris tepat sekali disamping pelabuhan Batam Center, jadi tinggal jalan kaki deh. Setelah Booking Haris Hotel kami belum bisa check in karena jam check in jam 14:00 wib. Dan sambil menunggu jam kami berkeliling disekitar Haris Hotel. Ada Masjid Raya Batam dan didepannya kami sarapan bubur ayam.

Masjid Raya Batam

Welcome to Batam
Sebenernya Batam ini kota belanja buat para wanita, tas-tas dengan harga sangat terjangkau ada disini pusatnya si ada Nagoya tapi kami tidak berkunjung ke sana beda visi hehe. Setelah sarapan kami berencana akan ke pantai Costarina, awalnya mau naik angkutan umum sudah tanya sana-sini dan ternyata lebih sulit angkutan umum di negri sendiri ketimbang di negara orang. Pusing tanya sana sini yang kesemua jawaban ga jelas akhirnya kami memutuskan sewa ojek, aman tentram dan praktis. Cusssss Pantai Costarina.

Waktu tempuh dari Haris Hotel menuju Pantai Costarina sekitar 15 menitan, ketika kami sampai banyak kekecewaan objek wisata yang seharusnya bisa di maksimalkan banyak tidak terurus,. Gimana kita bisa menyaingi Singapura...hix hix....




Salah satu wahana

C-O-S-T-A-R-I-N-A
Kalo ke Costarina wajib mampir di rumah kopi Fatmawati, kedai kopi terapung diatas laut dan harganya pun relati masih terjangkau.

Rumah Kopi Fatmawati


Hot Coffe @Rumah Kopi Fatmawati


Cuaca saat itu sangat enak haduuuhh jadi ngantuk, setelah puas menikmati angin laut kami segera menelpon ojek untuk menjemput kami menuju Haris Hotel.

View from our Room's @Haris Hotel
Setelah check in kami beristirahat, jam 15:00 kami akan meneruskan perjalanan menuju jembatan Balerang dan sekalian mampir ke perkebunan buah naga. Beruntungnya kami karna kali ini kami akan dijemput oleh teman ku masa SD....Asikkkk sekalian Reoni. 

Jembatan Balerang

Balerang Bridge with Old Friends

Ternyata perjalanan dari Batam Center ke jembatan Balerang cukup jauh sekitar 1 jam lebih, untung cuaca sudah mulai bersahabat. Untuk akses kendaraan umum nampaknya tidak ada, jadi pilihannya sewa kendaraan atau cari tebengan. Hehehe. Pada saat kami tiba sekitar pukul 16:30 luar biasa ramai pengunjungnya, hampir sebagian jalan dipergunakan untuk berjualan. 

Kami tidak terlalu lama berada di sana karena kami akan melanjutkan ke perkebunan buah Naga, kata Titi teman sd ku sekitar 30 menit dari lokasi dan kami pun menyetujui. Sepanjang perjalanan kami disuguhi berbagai macam pemandangan, sempat beberapa kali melewati jembatan juga.

Perkebunan Buah Naga
Dan akhirnya tiba di perkebunan buah naga, sayangnya pada saat itu buah naga belum terlalu banyak berbuah. Over all enak lah nyore disini sambil menyantap es buah naga plus dengan pemandangan laut langsung...lelahnya perjalanan terbayar deh.

Tak terasa jam menunjukan pukul 17:30 kami pun bergegas untuk kembali dan ternyata kami mendapat salam perpisahan yang tak terlupakan di jalan. Sunset yang indah di sekitar jembatan Balerang, sungguh indah ciptaan Mu ya Rob, rona merah dari langit menyempurnakan indahnya jembatan Balerang.

Sunset @Balerang Bridge
Subhanalloh
Thakz somuch untuk May Ade Indra Saputra dan Titi teman SD ku, belasan tahun tak bersua akhirnya bisa jumpa di rantau orang.

Dan ini jugaakhir dari perjalanan kami di trip bulan September ini. Sampai ketemu di cerita selanjutnya.

Salam
Ransel Orange
Diah & Ivan





Read Users' Comments (0)